Panduan public speaking berbasis iman Kristen yang menolong Anda menata kata agar tetap jernih, terarah, dan penuh kasih.

Ada momen-momen di sekolah Kristen ketika kita harus berbicara, tetapi hati sedang penuh: rapat yang menegangkan, orang tua yang kecewa, guru yang lelah, siswa yang perlu ditegakkan. Pada momen seperti itu, bukan hanya isi pesan yang penting, cara menyampaikannya bisa menentukan apakah suasana dipulihkan atau justru terluka.
"The Ichthys Code adalah panduan public speaking berbasis iman Kristen yang menolong kepala sekolah dan guru menata kata-kata agar tetap jernih, terarah, dan penuh tanggung jawab tanpa kehilangan kasih."
Buku ini praktis untuk menyiapkan pesan, menyampaikan dengan tenang, menjawab keberatan dengan elegan, dan menutup pembicaraan dengan arah yang jelas agar setiap kata sungguh menjadi terang dan berkat.
Buku ini hadir untuk mengisi sebuah kesenjangan penting. Banyak materi public speaking beredar, namun sedikit yang berakar pada iman Kristen. Buku ini tidak hanya berbicara tentang teknik, tetapi tentang bagaimana berbicara dengan kebenaran, kasih, integritas, dan ketergantungan penuh kepada Tuhan—sebuah komunikasi yang memuliakan Allah dan membangun sesama.
Metodologi praktis yang terinspirasi dari struktur ikan untuk menyusun pesan yang utuh.
Menentukan tujuan yang benar dan fokus pada pesan awal.
Membangun koneksi dengan orientasi pada kebutuhan pendengar.
Memberikan wawasan (insight) dan solusi yang menyeimbangkan.
Menutup dengan ajakan tindakan yang jelas dan bertanggung jawab.
Kesan dari para pemimpin gereja, pakar pendidikan, dan praktisi profesional di Indonesia.
"Ketika saya melihat buku ini, hati saya sangat terharu dan bersyukur. Saya mengenal penulis sejak ia masih murid di SD Kristen Harapan Zaman, dan dalam anugerah Tuhan saya pernah diberi kesempatan menjadi salah satu gurunya—baik di sekolah maupun di Sekolah Minggu, sebuah pelayanan dari GKI Perniagaan. Dulu ia bukan murid yang menonjol secara akademik, dan pertumbuhannya tidak selalu terlihat. Tetapi justru di situlah saya kembali diingatkan: Tuhan sering bekerja dengan cara-Nya sendiri—pelan-pelan, diam-diam, dan pada waktu-Nya. Waktu itu saya masih guru muda, belum banyak pengalaman. Saya hanya berusaha setia: membangun relasi, memberi teladan lewat kata dan perbuatan, dan belajar mengasihi setiap murid apa adanya. Saya percaya pekerjaan seorang guru adalah panggilan untuk menabur benih yang baik, meski hasilnya sering tidak langsung tampak. Namun Tuhan yang menumbuhkan. Setelah melayani di dunia pendidikan selama puluhan tahun, termasuk pernah dipercaya memimpin sebagai kepala sekolah, saya semakin yakin bahwa kata-kata seorang guru dan pemimpin sekolah memiliki dampak yang besar. Kata-kata dapat menguatkan dan menuntun, tetapi juga dapat melukai bila tidak dijaga. Karena itu, belajar berbicara dengan bijak, tulus, dan penuh kasih Kristus bukan sekadar keterampilan, melainkan bagian dari panggilan. Kiranya The Ichthys Code menguatkan banyak kepala sekolah dan guru Kristen untuk memakai kata-kata sebagai alat Tuhan membangun, menuntun, dan menyalakan harapan, termasuk menolong murid-murid bertumbuh dan menemukan masa depan yang Tuhan sediakan bagi mereka."
Penulis
Dedy Budiman, M.Pd.
Penerbit
Majelis Pendidikan Kristen
Editor
Nia Yuniati
Layouter
Langit Amaravati
ISBN
Sedang Proses
Desain Kover
Denny Kartika
Ilustrasi
Dedy Budiman — illustrated with AI assistance
Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang mengcopy dan memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apa pun tanpa seizin tertulis dari penerbit.
Tingkatkan integritas bicara dan pengaruh Anda sebagai pendidik Kristen hari ini.
"Must-have bagi setiap kepala sekolah, guru, dan pelayan pendidikan Kristen."